Absensi Pemerintahan

Absensi Digital untuk Pemda dan Instansi Pemerintah

Pantau kehadiran tim secara GPS, real time, dan siap audit tanpa proses manual berulang.

Dirancang untuk BKPSDM, sekretariat daerah, OPD, dan unit layanan yang perlu menertibkan kehadiran tanpa menambah beban rekap manual di belakang layar.

Presensi berbasis lokasi yang bisa dipertanggungjawabkan

Validasi titik kerja, waktu hadir, dan status absensi tampil dari satu alur yang lebih mudah diaudit.

Siap dipakai lintas OPD, unit layanan, dan kantor wilayah

Aturan kerja, struktur organisasi, dan kebutuhan monitoring bisa diatur tanpa memaksa rollout serentak.

Ringkasan pimpinan dan jejak audit berada di panel yang sama

Verifikasi admin, tugas luar, keterlambatan, dan histori perangkat tersusun lebih rapi untuk evaluasi harian.

Control Center
Live Monitoring

Ringkasan operasional yang langsung terbaca pimpinan

Semua ringkasan hadir, verifikasi, dan tugas luar tampil dari satu workspace yang rapi.

92%Kehadiran tepat waktu hari ini
Data perlu verifikasi admin18 item
Tugas luar dan izinTersinkron
128Unit kerja dipantau dari panel yang sama.
Real timeLokasi, status verifikasi, dan alert diperbarui tanpa refresh manual.
Siap audit

Jejak lokasi, waktu, dan status tersusun rapi untuk evaluasi internal.

Pengawasan lebih rapi

Pimpinan dan admin membaca indikator yang sama dari panel yang lebih tertata, bukan dari kumpulan tabel dan rekap terpisah.

Operational Snapshot

Panel yang dibangun untuk keputusan cepat, bukan sekadar daftar absensi.

128
Unit Terpantau

Indikator operasional yang langsung membantu orientasi cepat pimpinan dan admin.

42K+
Akses Terkelola

Indikator operasional yang langsung membantu orientasi cepat pimpinan dan admin.

34
Wilayah Operasional

Indikator operasional yang langsung membantu orientasi cepat pimpinan dan admin.

99.9%
Ketersediaan Layanan

Indikator operasional yang langsung membantu orientasi cepat pimpinan dan admin.

Segmen Instansi

Dirancang untuk Ritme Kerja Pemerintahan

Tiga skenario implementasi yang paling sering dibutuhkan instansi pemerintah saat menata ulang proses presensi.

Pemda & OPD

Pemda & OPD

Pantau presensi lintas perangkat daerah, unit kerja, dan titik layanan dengan kontrol yang tetap rapi.

  • Struktur multi OPD
  • Rekap lintas unit
  • Siap evaluasi pimpinan
Instansi Vertikal

Instansi Vertikal

Cocok untuk kantor wilayah, instansi pusat, dan lembaga yang membutuhkan standar verifikasi seragam.

  • Hierarki berlapis
  • Distribusi titik kerja
  • Pengawasan real time
BLUD & Unit Layanan

BLUD & Unit Layanan

Menjaga akuntabilitas kehadiran pada unit layanan publik dengan ritme kerja lapangan yang dinamis.

  • Shift layanan
  • Validasi lokasi
  • Laporan siap audit
Fitur Kunci

Kontrol Kehadiran yang Siap Audit

Fokus pada verifikasi lokasi, pengawasan operasional, dan laporan yang mudah dipakai saat evaluasi pimpinan.

Geofencing Presisi

Tetapkan titik kerja dan radius presensi per instansi, OPD, atau unit layanan secara akurat.

Verifikasi Anti Manipulasi

Deteksi lokasi palsu, anomali perangkat, dan pola absensi yang perlu verifikasi admin.

Laporan Siap Audit

Rekap harian, bulanan, dan pengecualian data yang mudah ditelusuri saat evaluasi maupun audit.

Audit Console
Geofencing PresisiAktif
Verifikasi perangkatAman
Audit trail harianTersedia

Ringkasan Operasional

  • Titik kerja dan radius presensi dikelola per instansi serta per unit layanan.
  • Deteksi manipulasi lokasi dan perangkat membantu menjaga integritas data lapangan.
  • Rekap siap audit mempercepat pelaporan pimpinan, BKD, dan inspektorat.
Testimoni

Pengalaman Implementasi di Lapangan

Masukan dari tim instansi yang membutuhkan proses presensi lebih tertib, cepat, dan mudah diawasi.

Implementasi Nyata

"Rollout berjalan lebih tertib karena pimpinan dan admin melihat rekap kehadiran dari panel yang sama."

RI
Rina Wulandari
BKPSDM Kabupaten
Pengalaman lapangan dari peran operasional yang terlibat langsung dalam pengawasan kehadiran.
Implementasi Nyata

"Verifikasi lokasi dan audit trail sangat membantu saat kami menata ulang SOP presensi harian."

AG
Agus Pramono
Sekretariat OPD
Pengalaman lapangan dari peran operasional yang terlibat langsung dalam pengawasan kehadiran.
Implementasi Nyata

"Tim layanan lapangan tetap terpantau tanpa memperlambat proses absensi di unit yang sibuk."

DE
Dewi Kartika
UPT Layanan Publik
Pengalaman lapangan dari peran operasional yang terlibat langsung dalam pengawasan kehadiran.
FAQ

Pertanyaan yang Paling Sering Muncul

Ringkasan jawaban untuk evaluasi awal, koordinasi internal, dan persiapan implementasi.

Bagaimana organisasi memulai implementasi di Absensi Pemda?
Hubungi tim kami melalui halaman kontak untuk menjadwalkan demo, membahas kebutuhan instansi, lalu menyiapkan akun admin utama.
Bagaimana tim mulai menggunakan aplikasi?
Admin membuat akun pengguna atau impor massal, lalu tiap anggota tim login menggunakan username dan password awal yang diberikan admin.
Apa perbedaan Superadmin, Admin Organisasi, dan Pengguna?
Superadmin mengelola sistem secara global, Admin Organisasi mengelola data instansi, dan pengguna memakai aplikasi sesuai alur operasional yang diatur admin.
Bagaimana mekanisme absensi GPS bekerja?
Sistem memvalidasi lokasi perangkat terhadap titik kerja yang diizinkan serta waktu jadwal aktif sebelum menyimpan absensi.
Apakah sistem mendukung shift kerja bergantian?
Ya, admin dapat mengatur jadwal multi-shift per divisi atau per pengguna, termasuk rotasi dan hari kerja khusus.
Apa yang terjadi jika anggota tim terlambat absen?
Status keterlambatan dihitung otomatis berdasarkan jam masuk yang ditetapkan pada jadwal kerja pengguna terkait.

Butuh Jawaban Spesifik?

Kalau struktur instansi, aturan kerja, atau kebutuhan rollout Anda lebih kompleks, bahas langsung dengan tim kami agar diskusi tidak berhenti di FAQ umum.

Bahas Kebutuhan Instansi
Konsultasi Implementasi

Siapkan implementasi yang sesuai struktur instansi Anda

Bahas kebutuhan unit kerja, jumlah pengguna, dan skenario rollout bersama tim kami sebelum implementasi dimulai.

Sebelum Implementasi

  • Pemetaan struktur instansi, unit kerja, dan otoritas admin.
  • Validasi aturan presensi, titik kerja, dan kebutuhan shift.
  • Rencana onboarding bertahap agar transisi operasional tetap aman.
1 workspace untuk demo, simulasi kebutuhan, dan diskusi rollout lintas unit.